Kenapa Kapal Bisa Mengapung di atas Permukaan Air?

Kenapa Kapal Bisa Mengapung di atas Permukaan Air

Beberapa waktu lalu saya menjumpai sebuah foto teman saya yang sedang menaiki sebuah kapal penumpang yang cukup besar. Jika dipikirkan lagi, ketika kita menjatuhkan sebuah benda yang berat sebut saja kayu ke dalam air, maka kayu tersebut akan tenggelam. Kemudian terlintas di benak saya sebuah pertanyaan yang telah mengganjal di pikiran saya sejak sekian lama, yaitu bagaimana bisa sebuah kapal yang sangat besar dan terlihat berat itu dapat mengapung bebas di lautan luas? Mengapa bisa demikian?

Di dalam ilmu fisika ada sebuah istilah yang dinamakan dengan massa jenis. Massa jenis merupakan pengukur massa untuk setiap volume benda. Syarat utama sebuah benda bisa mengapung di atas air adalah massa jenis benda lebih kecil dibandingkan dengan massa jenis air. Begitu pula sebaliknya, jika massa jenis benda lebih kecil daripada massa jenis air maka yang akan terjadi adalah benda tersebut akan tenggelam ke dalam air. Rumusnya adalah sebagai berikut;


Rumus Massa Jenis

Rata-rata batang besi memiliki massa jenis sekitar 7900 Kg/m3, sedangkan massa jenis air hanyalah 1000 Kg/m3. Jika menggunakan prinsip di atas, maka sebuah kapal akan dapat mengapung di atas air jika massa jenisnya lebih kecil dibandingkan massa jenis air.

Untuk membuat sebuah kapal memiliki massa jenis yang rendah dibanding air, maka sebuah kapal yang berat tersebut harus memberikan rongga yang cukup besar di dalamnya. Seperti yang kita ketahui bahwa kapal tidak sepenuhnya terbuat dari besi. Di dalamnya pasti terdapat rongga-rongga udara yang memenuhi volume kapal tersebut sehingga massa jenisnya menjadi jauh lebih kecil. Rongga ini dapat berupa ruang penumpang, ruang penyimpanan, ruang ABK dan lain sebagainya.

Prinsipnya sama dengan sebuah tong kosong yang dilempar ke atas air. Tong tersebut tidak akan tenggelam karena massa jenis besi yang di dalamnya terdapat rongga udara yang cukup besar tadi lebih kecil dibandingkan massa jenis air.

Dalam kasus kapal yang mengalami kebocoran, air yang tadinya berada di luar masuk ke dalam kapal dan memenuhi rongga-rongga udara di dalamnya. Akibat secara perlahan massa jenis kapal tersebut akan meningkat dan jika massa jenisnya sudah lebih besar dibanding massa jenis air maka yang akan terjadi kemudian adalah kapal tersebut akan tenggelam.

Sebenarnya ada faktor lain selain massa jenis yang dapat menyebabkan kapal mengambang, yaitu adanya gaya apung dari fluida (air) kepada kapal karena adanya perpindahan massa air yang cukup besar sebagaimana hukum Archimedes dimana gaya ke atas benda disebabkan oleh perpindahan massa dan volume benda tersebut. Disamping itu, jika kita amati lebih dekat permukaan kapal biasanya dibuat cekung yang mana akan membuat permukaan dasar kapal yang menyentuh air akan semakin banyak.

Nah demikian penjelasan saya mengenai "Kenapa Kapal Bisa Mengambang di Atas Air?". Apabila informasi ini bermanfaat, silahkan bagikan artikel ini ke teman-teman kalian. Terimakasih.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel