Mengenal Peti Kemas, si Kotak yang Luar Biasa!

Mengenal Peti Kemas, si Kotak yang Luar Biasa!

Pernahkan anda melihat peti berwarna-warni di sekitar pelabuhan? Atau minimal pernah melihatnya di berita acara televisi, koran dan media informasi lainnya? Ya, benda tersebut bernama peti kemas atau bisa juga disebut dengan Kontainer.

Peti kemas adalah sebuah media penyimpanan yang biasa digunakan untuk memindahkan barang dengan praktis dan efisien. Benda ditemukan oleh Malcom Mclean yang sekaligus menjadi bapak peti kemas dunia dan mulai diperkenalkan pertama kali tahun 1950. Peti kemas biasanya digunakan untuk menyimpan dan mengangkut barang meggunakan alat transportasi baik transportasi darat, air maupun udara.

Dengan adanya peti kemas sebuah transportasi dapat mengangkut lebih banyak barang sekaligus dalam sekali perjalanan dan keamanan barang tersebut juga lebih terjaga. Bahan yang digunakan untuk membuat peti kemas juga tidak sembarangan, bahan tersebut harus memilik karakteristik tahan terhadap segala jenis cuaca, kuat, dapat digunakan berulang-ulang, serta mudah dibongkar-muat dengan tetap menjamin safety yang luar biasa. Bahkan saat ini peti kemas sudah dilengkapi dengan Electronic Seal untuk mempermudah pengawasan (tracer). Dengan pemaparan tersebut, sudah bisa anda bayangkan sendiri bagaimana jadinya jika peti kemas tidak pernah ditemukan.

Peti kemas dapat mengangkut muatan bersih sekitar 21.800 Kg untuk 20 kaki dan sekitar 26.680 untuk 40 kaki. Jika ditotal dengan berat peti kemasnya sendiri maka beban maksimalnya sekitar 24.000 untuk 20 kaki dan 30.480 Kg untuk versi 40 kaki. untuk lebih jelasnya mengenai Ukuran dan muatan yang bisa ditampung sebuah peti kemas atau kontainer dapat anda lihat pada gambar di bawah ini;

Nah karena tugasnya yang cukup berat, maka setiap peti kemas harus memenuhi syart dan ketentuan yang tercantum dalan konvensi internasional seperti UN CSC(Convention on Safe Container) tahun 1972 dan wajib untuk diuji kelayakannya sert dibuktikan dengan sertifikat. Dalam pengiriman, setia  peti kemas diberi identitas sehingga dikenali oleh pihak-pihak yg berwenang seperti pemilik, pengangkut, petugas kepabeanan dan pihak terminal.

Nah setelah mengetahui beberapa informasi di atas, sekarang mari kita membahas apa saja jenis peti kemas yang ada pada saat ini menurut International Standard Organization (ISO) sekaligus kegunaannya;

1. General Cargo Container

Merupakan peti kemas yang biasa digunakan untuk mengangkut muatan umum atau bisa disebut general cargo. Peti kemas jenis ini memiliki beberapa tipe, diantaranya;

a. General Purpose Container

Yaitu peti kemas yang digunakan mengangkut muatan yang tidak mempunyai spesifikasi atau perawatan khusus. misalnya seperti kendaraan bermotor, koper dan lain sebagainya.

b. Open slide Container

Ketika suatu barang memiliki ukuran melebar yang tidak wajar, maka kita tidak akan bisa memasukkannya ke dalam peti kemas biasa. Peti kemas jenis ini dibuat untuk menangani permasalahan tersebut. Ciri yang paling menonjol dari Open Slide COntainer adalah ia memiliki pintu yang bisa dibuka di samping kiri atau kanan sisinya. Biasanya peti kemas jenis ini digunakan untuk mengusung mesin industri atau sejenisnya yang memiliki bentuk melebar.

c. Open top Container

Peti kemas yang satu ini memiliki bagian atas yang bisa dibuka. Fungsi utamanya digunakan untuk mengangkut barang-barang yang memiliki tinggi di atas rata-rata.

d. Ventilated Container

Kargo berupa biji besi membutuhkan ventilasi agar sirkulasi udara di dalamnya dapat berganti. Oleh karena itu dibuatlah Ventilated Cargo yang mana memiliki ventilasi di sisi-sisinya.

2. Thermal Container

Thermal Container merupakan Peti kemas yang dilengkapi dengan pengatur suhu agar dapat bertahan ketika pengiriman. Peti kemas jenis ini mempunya 3 tipe, untuk lebih jelasnya mari kita bahas satu-persatu;

a. Insulated Container

Insulated Container biasa digunakan untuk mengangkut barang yang membutuhkan perlakuan khusus, yaitu memiliki kemampuan mengatur suhu dan mempertahankannya agar tidak terpengaruh dengan suhu di luar peti kemas.

b.Reefer Container

Ikan, daging, sayuran dan bahan makanan lainnya sangat rawan terhadap pembusukan. Bisa jadi ketika berada di perjalanan yang cukup jauh, benda-benda tersebut sudah membusuk terlebih dahulu. Reefer Container hadir untuk mengatasi permasalahan tersebut karena memiliki kemampuan mengontrol suhu rendah agar bakteri tidak berkembang serta bahan makanan tersebut menjadi lebih awet dan tahan lama.

c.Heated Container

Kebalikan dari Reefer Container, Heated Container memiliki kemampuan untuk mengontrol suhu tinggi. Seperti namanya, Heated kontainer digunakan untuk mengangkut barang-barang yang membutuhkan suhu tinggi, bahkan bisa mencapai lebih dari 100 derajat celcius.

3. Tank Container

Bahan bakar yang kita pakai di kendaraan bermotor dan sejenisnya biasanya diambil dari tambang yang ada di tengah laut. Karena sifatnya yang mudah terbakar, maka jika salah sedikit saja dalam proses pengiriman akan menyebabkan bahan tersebut tumpah ke laut dan menyebabkan pencemaran air. Disinilah peran Tank Container yang fungsi utamanya digunakan untuk mengangkut muatan, baik muatan cair (bulk liquid) maupun dalam bentuk gas (bulk gas).

4. Dry Bulk  Container

Peti kemas jenis ini digunakan untuk mengangkut muatan dalam bentuk curah (bulk cargo), seperti butiran, bahan pakan, rempah-rempah.

5. Platform  Container

Merupakan Peti kemas yang terdiiri dari lantai dasar. Peti kemas jenis ini memiliki 2 tipe diantaranya;

a. Flat rack Container

Adalah Peti kemas yang digunakan  untuk mengangkut muatan, khususnya muatan berat (Alat berat/Heavy lift dan kargo overheight atau overwidth).


b. Platform based Container

Ketika suatu barng memiliki ukuran lebih dan berat yang melebihi standar muatan pada umumnya, maka muatan tersebut dimasukkan ke dalam Platform based Container.

6. Collapsible  Container

Collapsible  Container adalah jenis peti kemas yang khusus dibuat untuk muatan tertentu, misalnya saja peti kemas untuk muatan ternak (cattle container) dan muatan kendaraan atau istilahnya auto container.

7. Air Mode Container

Tidak seperti transportasi lain yang terkesan selalu datar permukaannya saat berbelok, pesawat terbang harus memiringkan badannya agar dapat berbelok di atas udara, Jika menggunakan peti kemas biasa tentu muatan di dalamnya akan acak-acakan dan kemungkinan terbutuknya dapat mengalami kerusakan. Alhasil ia memiliki jenis peti kemas tersendiri yang bernama Air Mode Container. Peti kemas ini digunakan untuk mengangkut barang-barang penumpang atau air cargo melalui lintasan udara.

Demikian artikel mengenai "Mengenal Peti Kemas, si Kotak yang Luar Biasa". Apabila informasi ini bermanfaat, silahkan bagikan artikel ini ke teman-teman kalian. Termiakasih.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel