Mengenal Proses Manga Scanlation di Indonesia

Mengenal Proses Manga Scanlation di Indonesia
Ilustrasi diambil dari netdna-ssl.com

Pernah dengar istilah manga? Atau bahkan anda adalah seorang pecinta manga sejati yang setiap hari mengunjungi website scanlation untuk melihat update terbaru dari manga kesayangan anda? Kalau begitu mungkin ini adalah artikel yang cocok untuk menambah wawasan anda tentang dunia manga-manga an atau apalah itu istilahnya :D

Manga adalah istilah yang digunakan untuk menyebut sebuah komik yang berasal dari Jepang, biasanya diterbitkan dalam bentuk buku seperti komik-komik pada umumnya. Yang menjadi ciri khas dari sebuah komik Jepang atau manga ini adalah gaya penggambarannya yang tidak biasa, yaitu manga dibaca bukan dari sisi kiri ke kanan seperti di Indonesia melainkan dari sisi kanan ke kiri. Hal inilah yang menyebabkan orang awam yang baru pertama kali membaca manga akan sedikit kebingungan karena sudah terbiasa membaca dari sisi kiri ke kanan.

Di Indonesia sendiri populasi penggemar manga sangatlah tinggi, terlebih terhadap manga-manga terbitan dari Shonen Jump yang terkenal dengan kualitas gambar dan cerita yang sangat baik. Akan tetapi karena mahalnya biaya untuk mengimpor manga langsung dari jepang dan juga lamanya penerbitan manga di Indonesia secara resmi, maka terbentuklah website-website Manga Scanlation yang kini dapat dengan mudah diakses melalui internet.

Manga Scanlation merupakan proses mengedit sebuah manga asli dari jepang dalam bentuk digital melalui beberapa tahapan-tahapan mulai dari Scan, menerjemah/translate sesuai dengan bahasa yang diinginkan dan seterusnya hingga menjadi sebuah komik digital yang dapat dibaca atau dinikmati oleh pembaca. Dalam tahapan-tahapan tersebut ada juga istilah manga scanlator, yaitu orang-orang yang terlibat dalam proses scanlation tadi.

Nah setelah mengetahui informasi di atas, dan kebetulan saya juga termasuk salah satu staff dari website scanlation www.komikindo.web.id (nanti tolong dikunjungi ya! :D ), maka saya akan menjelaskan secara garis besar mengenai siapa-siapa saja dan apa yang dikerjakan dalam proses scanlation khususnya di Indonesia;

1. RAW Provider dan RAW Scanner
Posisi ini bertugas untuk menyediakan manga mentah atau manga yang masih diterbitkan di jepang untuk kemudian discan menjadi bentuk digital dan kemudian disetorkan kepada anggota scanlation lainnya. Saya sendiri sebenarnya juga tidak terlalu mengetahui posisi ini karena kebanyakan scanlator di indonesia hanya tinggal mengambil RAW yang dari website barat dan dalam perekrutan scanlator di Indonesia pun posisi ini tidak pernah disebutkan.

2. Translator

Translator atau penerjemah adalah posisi yang bertugas untuk menerjemahkan sebuah manga ke dalam bahasa yang diinginkan. Seperti yang saya bilang sebelumnya, kebanyakan scanlator di Indonesia tidak menerjemahkan dari Jepang ke Indonesia melainkan tinggal menerjemahkan dari bahasa Inggris ke Indonesia karena pastinya bahasa Inggris lebih mudah diterjemahkan daripada bahasa Jepang yang masih menggunakan huruf katakana, hiragana dan juga kanji. Namun tentu masih ada juga translator yang langsung menerjemahkan dari bahasa Jepangnya ( Cek deh projek Komikindo.web.id yang berjudul Kenja no Mago :D ), dengan pertimbangan akan lebih cepat update atau mungkin mereka ingin mengasah kecakapannya dalam membaca tulisan jepang.

3. Cleaner

Umumnya di Indonesia cleaner bertugas sebagai pembersih segala macam tulisan baik di dalam kotak dialog atau yang sering kami sebut sebagai balloon dialog, maupun yang berada di luar balloon dialog. Akan tetapi di beberapa website cleaner juga bertugas untuk membersihkan gambar RAW Jepang tadi dari segala macam elemen yang mengganggu mulai dari noise dan lain sebagainya hingga menjadi layak untuk dibaca.

Di dalam proses cleaning ada juga istilah yang namanya redraw. Redraw adalah proses menumpuk gambar yang terlihat tidak wajar akibat pembersihan elemen-elemen di dalam naskah seperti tulisan dan lain sebagainya. Biasanya, proses redraw terjadi di luar balloon dialog (cek kalimat "THE BATTLE OF..."). Karena prosesnya yang bisa dibilang butuh keterampilan lebih, terkadang staff yang mengurusi bagian redraw dipisahkan. Tetapi kalau menurut saya pribadi mungkin cukup menjadi 1 dengan staff cleaner saja karena tidak semua halaman membutuhkan proses redraw yang menyulitkan (dapat diatasi oleh orang amatir sekalipun), bahkan di beberapa judul manga ada juga yang tidak memerlukan redraw sama sekali.

4. Typesetter

Seperti namanya, typesetter bertugas untuk mengisi balloon dialog, narasi dan lain sebagainya dengan tulisan sesuai dengan naskah asli yang telah diterjemahkan oleh translator ke dalam bahasa yang diinginkan. Orang yang memegang posisi ini harus dapat mengatur text agar mudah dibaca dan dipahami oleh pembaca. Misalnya saja pemilihan font, jika typesetter menggunakan font yang aneh-aneh maka pembaca akan kesulitan dan malas membaca manga tersebut. Biasanya untuk posisi typesetter sudah memiliki standar baku tersendiri dalam pemilihan fontnya. Untuk Text standar di balloon dialog biasanya typesetter menggunakan font CC Wild WOrds Roman, Sedangkan untuk Text Teriakan typesetter akan memilih menggunakan font CC Wild Words Bold Italic yang terlihat lebih kuat dan terasa penekanannya. Intinya adalah typesetter harus memilih font yang sesuai dengan situasi dan suasana dalam cerita manga yang mereka kerjakan.

Contoh lain yang terdengar sederhana namun sangat vital adalah pengaturan bentuk tulisan baik di dalam balloon dialog maupun di luar balloon dialog. Text yang terlalu besar dalam balloon dialog akan menyebabkan sebuah tulisan tidak nyaman untuk dibaca, sebaliknya jika text terlalu kecil maka akan membuat pembaca kesulitan untuk membaca dialog tersebut. Inilah yang menyebabkan keberadaan typesetter sangatlah penting dalam proses manga scanlation.

5. Proofreader/Quality Checker
Nah posisi yang terakhir ini tugasnya mengecek secara keseluruhan naskah hasil dari proses sebelumnya agar terhindar dari berbagai kesalahan mulai dari typo, ketidak-tepatan EYD hingga format gambar sudah sesuai atau belum. Karena tugasnya yang bisa dibilang sederhana, alhasil sebagian besar website manga scanlation di Indonesia tidak mencantumkan posisi ini dihalaman creditnya.

Seperti yang saya bahas sebelumnya, sebenarnya posisi-posisi scanlator ini tidaklah baku. Beberapa website scanlation menuliskan Translator, Cleaner, dan Typesetter dalam halaman credit mereka. Ada juga website yang menggabungkan tugas cleaner dengan typesetter menjadi satu dan menjadi staff editor, sehingga dalam halaman credit hanya tertera 2 posisi, yaitu Translator dan Editor. Bahkan terkadang posisi translator dan editor ini diisi oleh orang yang sama, jadi ia mengerjakan sebuah manga seorang diri.

Terakhir yang ingin saya sampaikan adalah karena sebagian besar staff dalam website scanlation itu bekerja secara sukarela alias tanpa upah (kecuali beberapa web yang memang sudah memiliki nama besar), maka saya sarankan untuk mendukung mereka dengan membaca manga favorit anda di website asli yang mengerjakan manga tersebut dan mensupport mereka dengan cara klik iklan yang tersedia dalamnya. Kemudian jika manga tersebut sudah tersedia secara resmi di tempat anda, alangkah baiknya jika anda membeli manga tersebut sebagai wujud apresiasi terhadap karya mereka.

Sekian artikel mengenai Mengenal Proses Manga Scanlation di Indonesia. Perlu diketahui bahwa yang saya sampaikan diatas adalah sebatas pengetahuan pribadi saya di dalam dunia scanlation, jadi apabila terjadi kesalahan atas informasi diatas mohon dimaklumi karena saya hanya manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. Jikalau informasi ini bermanfaat, silahkan bagikan artikel ini ke teman-teman kalian. Terimakasih.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel