Doa Sebelum dan Sesudah Belajar Lengkap Arab, Latin dan Artinya

doa sebelum dan sesudah belajar

Doa Sebelum dan Sesudah Belajar - Menuntut ilmu identik dengan kegiatan belajar, baik di sekolah, majelis pengajian, hingga membaca buku dan mendengar seminar atau ceramah lewat media telekomunikasi.

Imam al-Ghazali dalam karyanya yang berjudul Ihyaa ‘Uluumiddiin menyampaikan:
“Seseorang disebut pintar selama ia terus belajar. Begitu ia merasa pintar, saat itu ia bodoh.”
Artinya ilmu pengetahuan itu sebegitu luasnya sehingga umat muslim dianjurkan untuk senantias menuntut ilmu. Semakin banyak ilmu yang diterima dan diamalkan maka kita akan semakin sadar betapa luasnya karunia yang telah diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya.

Selengkapnya mari kita simak sama-sama apa itu belajar, dalil tentang dianjurkan belajar, hingga doa sebelum dan sesudah belajar sesuai sunnah syariat islam.




Pengertian Belajar


Belajar atau Menuntut ilmu dalam konteks pendidikan dapat diartikan sebagai suatu proses atau upaya yang dilakukan setiap individu untuk mendapatkan perubahan tingkah laku, baik dalam bentuk pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai positif sebagai suatu pengalaman dari berbagai materi yang telah dipelajari. Akan tetapi dari beberapa penelitian, belajar yang sukses selalu ditunjukkan dengan adanya peningkatan atau kemajuan tertentu dalam pola pikir, sikap dan perbuatan seseorang. Sedangkan dalam prespektif agama Islam belajar tak hanya diartikan untuk memenuhi kebutuhan dan perkembangan rasional saja, melainkan juga hubungannya dengan Allah SWT yang akan membuat keimanan kita semakin tumbuh dan berkembang.

Lihat Daftar Isi


Dalil Dianjurkan Belajar atau Menuntut Ilmu


Belajar menuntut ilmu di dalam ajaran agama Islam menduduki posisi yang sangat tinggi. Bahkan Rasulullah SAW mewajibkan umatnya untuk menuntut ilmu, sebagaimana yang tercantum dalam hadis berikut:

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

Artinya: “Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim.” (HR. Ibnu Majah no. 224)

مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ, وَمَنْ أَرَادَ الأَخِرَةَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ, وَمَنْ  أَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ

Artinya: “Barang siapa menginginkan soal-soal yang berhubungan dengan dunia, wajiblah ia memiliki ilmunya ; dan barang siapa yang ingin (selamat dan berbahagia) di akhirat, wajiblah ia mengetahui ilmunya pula; dan barangsiapa yang menginginkan kedua-duanya, wajiblah ia memiliki ilmu kedua-duanya pula.” (HR. Bukhari dan Muslim).

 Kedua hadist di atas dengan jelas menyebut bahwa menuntut ilmu itu wajib hukumnya bagi setiap umat islam. Sebagaimana yang kita ketahui, jika Allah telah mewajibkan suatu perkara maka yang harus kita lakukan adalah "Sami’na wa atha’na", yang artinya kami dengar dan kami taat. Sebagaimana yang dijelaskan dalam Qur'an Surah An-nuur ayat 51 yang berbunyi:
“Sesungguhnya ucapan orang-orang yang beriman apabila diajak untuk kembali kepada Allah dan Rasul-Nya agar Rasul itu memberikan keputusan hukum di antara mereka hanyalah dengan mengatakan, “Kami mendengar dan kami taat”. Dan hanya merekalah orang-orang yang berbahagia.”



Lihat Daftar Isi


Keutamaam Belajar atau Menuntut Ilmu


1. Dimudahkan Jalan Menuju Surga

 مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا، سَهَّلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيْقًا إِلَى الْجَنَّةِ

Artinya: “Barang siapa menelusuri jalan untuk mencari ilmu padanya, Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim).

2. Orang Berlimu Diangkat Derajatnya oleh Allah SWT

 …يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ..

Artinya: “…Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat…” (QS. Al-Mujadilah ayat 11).

3. Mendapat Warisan dari Para Nabi


اَلْعُلَمَاءُ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ وَإِنَّ الْأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوْا دِيْنَارًا وَلَا دِرْهَامًا، وَلَكِنْ وَرَّثُوْا الْعِلْمَ، فَمَنْ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ

Artinya: “Para ulama adalah pewaris para nabi. Sesungguhnya para nabi tidak mewariskan dinar ataupun dirham, tetapi mewariskan ilmu. Maka dari itu, barang siapa mengambilnya, ia telah mengambil bagian yang cukup.” (HR. Abu Dawud, at-Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

4. Orang Yang Mengajarkan Ilmu akan Mendapatkan Pahala Walau Sudah Meninggal

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya:  “Jika seorang manusia meninggal, terputuslah amalnya, kecuali dari tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang berdoa untuknya.” (HR. Muslim).



Lihat Daftar Isi


Doa Sebelum dan Sesudah Belajar atau Menuntut Ilmu


Sebelum belajar, hendaknya kita mengucapkan doa Terlebih dahulu agar diberi kemudahan dalam memahami ilmu dan diberi keberkahan dalam setiap waktu yang kita habiskan.

Doa Sebelum Belajar


doa sebelum belajar

Lafal Arab

رَضِتُ بِااللّٰهِ رَبَا وَبِالْاِسْلاَمِ دِيْنَا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيَا وَرَسُوْلَارَبِّ زِدْ نِيْ عِلْمًـاوَرْزُقْنِـيْ فَهْمًـا

Bacaan Latin

"Rodhitu billaahirobba, wabil islaamidiina, wabimuhammadin nabiyyaw warasuulla, Robbi zidnii 'ilmaa warzuqnii fahmaa"

Terjemahan

"Kami ridho Allah Swt sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, dan Nabi Muhammad sebagai Nabi dan Rasul, Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu dan berikanlah Aku pengertian yang baik."

 Selain doa diatas, di bawah terdapat doa sebelum belajar lain yang lebih pendek dan mudah di hafal. Doa yang pendek ini tentu sangat cocok untuk diajarkan kepada anak-anak.

doa sebelum belajar anak

Lafal Arab

رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الصَّالِحِيْنَ 

Bacaan Latin

"Robbi zidnii 'ilmaa warzuqnii fahmaa, waj'alnii minash-shoolihiin"

Terjemahan

 "Ya Allah, tambahkanlah Aku ilmu dan berikanlah Aku rezeki akan kepahaman, dan jadikanlah Aku termasuk golongan orang-orang yang saleh."



Lihat Daftar Isi


Doa Sesudah Belajar


doa sesudah belajar

Lafal Arab

اَللّٰهُمَّ اِنِّى اِسْتَوْدِعُكَ مَاعَلَّمْتَنِيْهِ فَارْدُدْهُ اِلَىَّ عِنْدَ حَاجَتِىْ وَلَا تَنْسَنِيْهِ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Bacaan Latin

"Allaahumma innii istaudi'uka maa 'allamtaniihi fardud-hu ilayya 'inda haajatii wa laa tansaniihi yaa robbal 'alamiin"

Terjemahan

"Ya Allah, sesungguhnya kutitipkan kepada-Mu apa yang telah Engkau ajarkan kepadaku, maka kembalikanlah ia kepadaku di saat Aku membutuhkannya. Janganlah Engkau buat Aku lupa kepadanya. Wahai Tuhan pemelihara alam."

 Wallahu a'lam.

Lihat Daftar Isi



Sumber:
  • muslimah.or.id
  • dalamislam.com
  • nu.or.id
  • kumparan.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel